“A man must be big enough to admit his mistakes, smart enough to profit from them, and strong enough to correct them.” (John Maxwell)

SUASANA HENING, sangat disarankan untuk melakukan refleksi. Tidak perlu lama. Beberapa menit saja sudah cukup. Memutar kembali rekaman perjalanan sepanjang hari dan mencermatinya dari hati, maka akan ditemukan banyak pembelajaran. Sharing ini merupakan bagian dari refleksi pada waktu buka puasa bersama tim CHR.

Merasa Dihargai

“Hari ini ada kejadian, yang menurut saya bisa menjadi bahan refleksi saya, yaitu waktu di ruangan Bapak. Mungkin buat Bapak kecil dan tidak berarti, tapi buat saya berkesan.

Waktu kita masih bicara, ada telepon masuk dengan santunnya Bapak meminta waktu 5 menit lagi untuk bisa merespon kepada yang menelpon untuk menyelesaikan dahulu pembicaraan dengan saya.

Saya merasa itu bentuk penghargaan Bapak kepada sesama, meskipun yang ada di hadapan Bapak bukan direktur ataupun orang/pejabat penting.

Dari kejadian kecil yang mungkin juga tidak Bapak sadari karena sudah self automated, tapi impact-nya terhadap orang lain bisa menjadi besar. Selain merasa dihargai, juga jadi berpikir bagaimana perlakuan kita selama ini, baik terhadap suami/istri, anak, orang tua dan rekan kerja, apakah bisa membuat mereka merasa dihargai atau justru merasa dikecilkan?” (EP)

Fish World berikut ini terus mengingatkan kami akan makna keempat falsafah dalam keseharian kami.

Mengakui Kesalahan

Sharing berikut ini disampaikan melalui Twitter, karena itu saya menulisnya kembali dalam bentuk seperti berikut ini, tanpa mengurangi maknanya:

“Hari ini ada acara bukpusber di kantor, yang mendadak dimajukan. Seperti biasa Pak Josef Bataona memberikan beberapa cerita… entah kenapa topik yang dibawakan oleh bapak selalu menarik…

Hari ini pak Josef bercerita tentang REFLEKSI…beliau bertanya, apa ada yang mau cerita tentang apa yang terjadi hari ini… berkaitan dengan refleksi… Beberapa teman bercerita.. dan semuanya bercerita hal positif, bercerita memilih sikap positif… beda dengan yang saya alami hari ini… jika dihubungkan dengan salah satu filosofi fish fun yaitu choose your attitude, tadi saya memilih attitude…yang untuk saat tadi kurang positif. Well, minggu-minggu ini adalah minggu yang sibuk untuk bagian saya karena kami harus men-support seluruh unit…rutinitas tiap bulan… tadi saya merasa kecewa dengan keputusan yang diambil oleh partner saya…walaupun yang partner saya lakukan adalah berusaha membantu agar acara bukpusber hari ini berjalan dengan baik.

Jam istirahat sudah lewat lama, baru ia kembali.. jengkel & kesal sejujurnya..karena kami sudah pernah membahas, sebisa mungkin kami stand by di saat-saat kritis seperti itu.

Kembali ke filosofi choose your attitude, saya memilih menampakkan kekesalan saya. Yang jelas bukan menggambarkan hal positif untuk saat ini.. tapi semoga dapat menimbulkan hal positif dikemudian hari…

Sedikit penyesalan muncul karena sudah memilih kesal & membuat saya berfikir… jika di masa mendatang saya mengalami hal seperti ini… atau hal yang lebih mengecewakan, semoga saya ingat akan hari ini dan membuat saya berfikir lebih baik untuk memilih sikap… well apa yang kita lakukan saat ini akan menjadi salah satu alasan atas apa yang akan terjadi di masa depan..”

Sharing melalui Twitter ini diakhiri dengan ”Thank you pak @Josefbataona atas pembelajarannya…” dan langsung ditanggapi dengan Twit:

@Josefbataona: Saya kagum sekaligus terima kasih atas refleksi tulus dari @lianya_ely

Bukan saja itu, Lia pun sudah berbicara tatap muka dengan partner yang membuat dia kesal, saling meminta maaf, dan berusaha untuk saling memberitahu bila sedang tidak berada di tempat, guna menghindari kejadian seperti itu.

Komit di Awal Hari dan Refleksi Sebelum Tidur

Sejauh ini saya senantiasa menghimbau tim untuk meluangkan waktu sejenak sebelum berangkat ke tempat kerja, membuat komitmen pada diri sendiri tentang perilaku atau pikiran positif apa yang akan dibawa ke tempat kerja. Misalnya: saya berjanji untuk lebih banyak senyum, mulai duluan menyapa teman di kantor, mengamati kalau-kalau ada teman yang lagi murung dan perlu disapa, dan lain-lain.

Kali ini saya menawarkan juga program refleksi jelang tidur. Luangkan waktu beberapa menit saja untuk mencermati perjalanan sepanjang hari. Hadirkan wajah-wajah yang telah membuatmu gembira, membantumu, memberikan makna dalam hidupmu, walau kecil sekalipun.

Sampaikan ucapan terima kasih dalam hatimu, sambil mendoakan mereka. Juga hadirkan kesempatan di mana ada pembelajaran negatif, yang seyogyanya bisa dihindari, ambil pelajaran dari sana dan berniat untuk memberikan perhatian khusus bila mengalaminya lagi. Ucapkan permintaan maaf kepada mereka yang mungkin telah Anda sakiti, atau karena mereka Anda kesal tanpa mereka sadari.

Banyak pengalaman kita setiap hari sepanjang waktu. Tetapi pengalaman itu hanya bisa menjadi pembelajaran kalau kita melakukan refleksi untuk menghayati dan menarik berbagai butir penting sebagai bekal kehidupan selanjutnya.

Semoga dengan cara demikian, tidurmu akan lebih tenang, tenaga cepat dipulihkan dan besok bisa lebih segar untuk memulai aktivitas.

“A person who has committed a mistakes and doesn’t correct it, is committing another mistake.” (Confusius)

Baca juga posting lalu: Mengendalikan Diri dan Bersyukur (Refleksi 1)

 

 

-Josef Bataona

Sumber: Blog http://www.josefbataona.com