Bapak/Ibu Yang Positif,

Apakah kita pernah mengatakan begini: “Saya hampir tidak punya waktu mengerjakan ini”, kenapa waktu berlalu cepat sekali?” atau “Andaikan aku masih ada tambahan waktu?”. Sebenarnya, waktu itu sudah permanen alias absolut bagi setiap orang tanpa terkecuali, yaitu 365 hari dalam setahun, 24 jam dalam sehari, 60 menit dalam sejam serta 60 detik dalam semenit. Tidak bisa ditambah dan tidak pula bisa dikurangi. Tapi, kenapa ada orang yang bisa sukses?, dan kenapa ada orang yang merasa hidupnya begitu-begitu saja tanpa ada capaian yang berarti?padahal toh sama-sama manusia, sama-sama harus makan dan minum dan sama-sama memiliki volume otak yang sama atau beda-beda tipis? Berhasil atau Gagal, merasa sukses dan tidak sukses sesuai dengan definisinya masing-masing, salah satunya adalah tergantung dari bagaimana seseorang itu menghargai dan memanfaatkan waktu yang sudah apa adanya itu. Banyak orang yang tidak menyadari bahwa sebenarnya waktu efektif atau istilah saya waktu produktif kuta di dunia ini hanyalah 30% sampai 40% saja dari total waktu yang kita miliki. Bagi orang yang sadar akan hal itu, maka dia akan mendayagunakan segala kemampuan dan kesungguhannya untuk mencapai segala keinginan dan impiannya, untuk berbuat yang terbaik dengan cepat tanpa membuang-buang waktu dan berlarut-larut dengan hal yang tidak perlu. Sementara bagi yang tidak paham, maka terpikir olehnya waktu esok masih banyak dan sisa umur masih panjang untuk mengejar cita-cita dan keinginan tersebut. Bukankah kita juga perlu tidur rata-rata 6 jam sehari, kita perlu makan dan minum dengan rata-rata 2 jam sehari, kita perlu berkendaraan 2 jam sehari, kita perlu urusan mandi, berpakaian dan dandan paling tidak 1 jam sehari, kita perlu nyantai dan bermain rata-rata 2 jam sehari, serta kita perlu nonton, mendengar berita, menelpon teman/keluarga rata-rata 2 jam sehari. Dan lain-lainnya yang apabila ditotalkan maka saya sebut menjadi waktu non produktif yang bisa mencapai 16-17 jam sehari (60% sampai 70%). Waktu non produktif disini bukan berarti semuanya tidak baik atau terbuang percuma, tetapi waktu tersebut sudah terokupasi dan tidak bisa kita gunakan secara langsung untuk menghasilkan sesuatu yang kita inginkan terwujud.

Hitunglah umur anda sekarang, pikirkanlah sisa umur anda sampai akhir hayat nanti, apakah 30% waktu yang tersisa itu bisa dimanfaatkan dan memungkinkan utuk mencapai segala keinginan dan hal-hal besar yang anda rencanakan?

 

Salam Positif,

Walneg S. Jas-Motivator Keluarga Indonesia